Melihat secara dekat Kawasaki Ninja 250RR Mono

Cerita ini berawal ketika ACR ingin berangkat untuk ujian praktek olah raga di lapangan Lumintang di Denpasar. Saat berangkat, ACR iseng nengok ke arah dealer Kawasaki di dekat rumah ACR, sontak ACR kanget melihar sosok yang sedang hangat dibincang di duma, ya.! sesuai judul, ACR melihat Kawasaki Ninja 250RR mono terparkir di halaman dealer, karena saat itu buru-buru, jadi ACR lanjutkan perjalanan. Namun saat perjalanan. Turunlah hujan yang sangat lebat dan ACR mengungsi di salah satu rumah teman. Olahraga pun dibatalkan karena hujan, ACR pun menunggu hujan reda. Singkat cerita, saat ACR balik ke rumah, ACR mampir dulu ke Kawasaki untuk melihat lebih dekat motor ini. Lalu apa yang ACR lihat? Terlihat lecet-lecet di single seat motor ini dan bagian headlamp retak.! ACR pun meminta izin kepada security disana untuk mengambil gambar.
Ini penampakannya Ninja 250RR mono lagi sebelahan sama D-Tracker 150.

Image

Image

Lecet-lecet di single seat dan retak di headlamp.

ImageImage
Seperti yang telah ditulis-tulis di banyak blog, berita di duma. ternyata motor ini saat launching kemarin, ada yang test ride sampe jatuh, saking semangatnya. Selain cedera pada headlamp dan single seat, motor ini juga cedera pada footstep kiri yang patah. Aduuuh 😦 .

Melihat ke bagian dahsboard, motor ini ternyata memiliki dashboard yang unyu-unyu. Gimana enggak, ukurannya aja cuma segini :

Image

Beralih ke ride position, menurut ACR posisinya cukup nyaman, tidak terlalu racy. Rada-rada posisi vixion pake stang jepitlah. Tinggi jok dari tanah juga dirasa pas, bahkan untuk ACR sendiri yang tingginya 174cm bisa menapakkan kaki dengan sempurna, bahkan lebih 😀 . Sayang gak bisa test ride, padahal sudah dikasi ijin sama orang disana. Gimana bisa test ride, footstep kirinya patah, gak bisa ngoper gigi. Huhuhuuuu…

ACR lagi duduk diatas Ninja 250RR Mono.

2014-03-21 17.02.09

Sebuah motor sport 250cc yg cocok banget kalo dipake sehari-hari di perkotaan, selain bobot yang ringan dan posisi yang nyaman, Ninja Mono ini juga memiliki body yang ramping. Lebih ramping dibanding Ninja 150R 2tak. Kira2 seukuran Minerva 150VX deh. ACR pertama ngira ukurannya bongsor seukuran CBR150R, eh ternyata ramping banget. Jadi gampang buat selap-selip di perkotaan. Tapi ACR gak terlalu minat sama nih motor. Entah kenapa rasanya kalo 250cc 1 silinder itu “nanggung”. Kawasaki kan sudah punya 250cc 2 silinder (Ninja 250Fi). Kenapa buat 250cc 1 silinder? Kenapa gak 150cc aja?. Cuma Kawasaki yang tahu 😀 . Sekian dari ACR, maaf jikalau ada kesalahan kata.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s