Vixion Velg Lebar dan Full Bodykit Tembus 130km/jam!

Selamat hari raya Galungan dan Kuningan bagi sahabat ACR yang merayakannya. ACR hari ini mau berbagi cerita nih, kejadiannya 2 hari yang lalu. Oke, sepulang ACR melakukan aksi corat-coret di sekolah untuk merayakan kelulusan, ACR pun bergegas pulang karena masih banyak kerjaan di rumah untuk persiapan hari raya. ACR gak ikutan konvoi bareng temen-temen, secara yang ikut konvoi cuma beberapa orang, dikarenakan banyaknya umat Hindu yang sibuk untuk persiapan Hari Raya Galungan di esok harinya.

Sepulang merayakan kelulusan

Saat ACR

sampai di rumah, ACR tepar dan belum lama istirahat, ACR pun ditelpon oleh bibi yang tinggal di Jimbaran. ACR disuruh mengantarkan tape (ketan yang difragmentasi) buatan mama ACR ke Jimbaran. Dalam hati ACR berkata “padahal masih capek, tapi disuruh nganterin tape. Tapi gapapa lah, siapa tau dapet THR, hehe” ACR pun mandi dan bergegas berangkat ke Jimbaran. Ganti baju, kunci rumah, lalu nyalain motor kesayangan (si Blacky) csss,, Bebebebebbeeb, suara dari knalpot Yoshimura Custom, ACR pun berangkat.

Dalam perjalanan, ACR gak memacu si Blacky kenceng-kenceng, cuma 70-80m/jam. Walaupun jalan yang ACR lewati adalah By Pass lebar dan luas dan sepi pula. Ini dikarenakan banyak masyarakat yang pulang kampung di Hari Raya. Dari By Pass Sunset Road, melewati simpangan Dewa Ruci (simpang siur), Ada terowongan pendek (underpass) ACR pun iseng dan melakukan hal konyol, dari awalnya gigi 5 rpm rendah ACR langsung oper ke gear 3 dan betot gas. “Nguuuuuuooooooooooooooooooooooooong” suara gema dan gaung knalpot si Blacky di dalam Underpass. ACR pun tertawa dalam hati sambil berkata “Kayak Lamborghini masuk terowongan di NFS Mostwanted 2012 euy” hehehe. ACR pun melanjutkan perjalanan dengan santai. Namun saat melewatii bundaran Ngurang Rai, terdengan suara knalpot racing digeber RPM tinggi muncul dari arah belakang, “Ngueeeerrrrrr” Jupiter Z biru + ban cacing menyalip dan meninggalkan ACR, sekitar 2km di depan, ACR berhenti di lampu merah, tiba-tiba Jupe Z tadi muncul dari belakang dan berhenti disamping ACR. Kok bisa belakangan ya? mungkin dia mampir beli bensin tadi. Baru lampu kuning menyala, Jupe Z nyelonong dan memacu motornya dengan kencang. ACR melihat keadaan di depan, dan ternyata lurus dan sepi, lampu hijau pun menyala, ACR langsung betot gigi 1 sampai rpm 9000, dapet 40km/jam, gigi 2 juga sampai rpm 9000 dapat 70km/jam, gigi 3 rpm nyaris menyentuh angka 100km/jam. Masuk gigi 4 ACR menunduk dan bersembunyi dibawah fairing. Jupe Z yang tadi sudah lenyap kini terlihat. Masuk gigi 5 ACR memberanikan diri melihat speedometer, dan apa yang ACR lihat? Jarum speedometer sudah menyentuh angka 120km/jam. Jupe Z pun tersalip dengan mudah. ACR melihat kondisi jalan di depan, ternyata masih sepi, ACR pun memberankan diri untuk menarik gas lebih dalam. Jarum nyariiiiis menyentuh angka 130km/jam!. Namun apa daya, sekitar 200m di depan ada persimpangan padahal gas masih sisa. ACR pun akhirnya menegakan badan dan menginjak rem (ala pembalap motojipi, hehe) Pelan-pelan dan akhirnya berbelok di persimpangan dan masuk ke perumahan tempat bibi ACR tinggal. 

Si Blacky di belakang toko bibi
Sesampainya di rumah bibi, ACR pun duduk dan menenangkan diri sambil berkata dalam hati “Walaupun sudah pakai velg ban lebar dan full bodykit yang lumayan berat si Blacky masih bisa lari sampai 130km/jam”. ACR tulis artikel ini apa adanya dan tanpa dilebih-lebihkan ataupun dikurangkan, jika mungkin ada sahabat ACR yang tidak percaya, ACR tidak memaksa untuk percaya, wong udah jujur kok dibilang bohong?. Kondisi motor ACR saat itu memang dalam keadaan fit walaupun umurnya sudah hampir 5 tahun, tapi odometer masih di angka 32 ribuan, ketauan nih motor rumahan, hehehe. Oli yang ACR pakai adalah shell advance dipadu dengan bahan bakar pertamax. Spesifikasi mesin pun masih standar ting-ting, cuma ganti knalpot custom dan ferrox air filter. ada juga sticker original intel core i3 di plat belakang, mungkin ini yang bikin kenceng. i3 aja udah kenceng apalagi i7? hehehe. dan bisa juga karena aerodinamika fairing yang ACR gunakan.
Dengan ini ACR bisa simpulkan bobot motor yang sekian beratnya ditambah bobot ACR yang hanya 60kg si Blacky masih mampu berlari hingga 130km/jam walau kurang dikit jika dibetot lebih dalam lagi, mungkin bisa tembus 130-135km/jam. ACR merasa sangat puas. Sekali lagi ACR tegaskan, cerita yang ACR ceritakan ini 100% real tanpa dikarang. Maaf jika tidak ada foto/video atau bukti lainnya, karena kejadian ini TIDAK DISENGAJA alias spontan. Sekian dari ACR semoga bermanfaat 🙂
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s