Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Bodykit pada Vixion

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Bodykit pada Vixion.

 

Kali ini ACR akan membahas apa saja kekurangan dan kelebihan menggunakan bodykit pada vixion. Mungkin beberapa dari agan sudah ada yang menggunakan bodykit. Sebelum kita membahas, lihat gambar di bawah ini yang merupakan vixion full bodykit.

 

 

 

 

Pertama kita akan membahas kekurangannya.

  • Ukuran motor bertambah lebar, sehingga sedikit menyulitkan ketika melibas macet di perkotaan. Namun jika sudah terbiasa, hal ini tidak akan menjadi masalah yang berarti.
  • Bobot kendaraan bertambah, ini akan membuat tarikan sedikit (sekitar 10-15%) berkurang karena bobot dari bodykit. Namun jika sudah diimbangi dengan upgrade, misal : knalpot, bore up dll, tidak akan menjadi masalah.
  • Getaran pada beberapa bagian body. Seandainya body tidak diimbangi dengan braket yang memadai, hal ini bisa saja terjadi dan akan menimbulkan suara-suara yang mengganggu saat berkendara.
  • Apabila aerodinamis tidak bagus, akan membuat motor sulit melaju atau tertekan di kecepatan tinggi. Karena angin tidak dapat mengalir lancar.

 

Kelebihan :

  • Membuat tampilan lebih garang, tidak pasaran dan lebih menarik.
  • Body-body yang tidak terpakai bisa menjadi cadangan bilamana terjadi kecelakaan, sehingga kita tidak perlu membeli part asli. Namun ACRng juga ya bodykit modifnya, hehe
  • Sensasi yang berbeda saat berkendara. Tentu beda rasanya mengendarai vixion yang standar dengan yang sudah dimodif bodykit. Sehingga kita tidak bosan saat berkendara jarak jauh.
  • Apabila mendapat fairing yang memiliki aerodimanis yang bagus, justru akan membuat motor mudah melaju di kecepatan tinggi maupun sedang.

 

Sekian yang bisa ACR sampaikan tentang kelebihan dan kekurangan menggunakan bodykit pada vixion. Semoga bermanfaat. Maaf jika terjadi salah kata ^^

Iklan

Review menggunakan body belakang custom pada Vixion

Sudah lama ACR gak posting gara-gara sibuk sama tugas sekolah nih, kalo ini ACR mau bahas tentang review menggunakan body beakang custom pada Vixion. Yap, body custom fiber yang terjual bebas di pasaran bisa menjadi pilihan bagi orang yang ingin merubah tampilan motornya (terutama motor sport) menjadi lebih sangar, Ada banyak model yang tersedia, mulai model Ducati, R125, R6 dan masih banyak yang lainnya. Yang ACR gunakan adalah model Yamaha R6 yang ditebus dengan harga 675rb beserta braket aki dan sensor dan lampu LED. Berikut penampakannya :

 

 

 

Dan ini saat terpasang di motor :

 

 

 

Di postingan sebelumnya yang berjudul Pengalaman Merubah Vixion Menggunakan Bodykit Ala R6, berisi sedikit review tentang memasang body tersebut. ACR akan membahas sisi buruknya dulu..

1. Kualitas cat tergolong buruk, karena baru digunakan beberapa minggu saja sudah timbul retak-retak, selain itu pengerjaannya kurang rapi, catnya tidak rata dan ada beberapa butir pasir yang menempel (mungkin saat pengecatan, terkena pasir yang berhamburan). Tapi kualitas cat tergantung bengkel modifikasinya juga sih.

Ini fotonya : 

 

 

 yang titik-titik putih itu adalah pasir, bukan blink, glitter, asteroid ataupun pecahan berlian yang berniali jual tinggi (alay mode : ON)

 

 

 Jadi miris lihatnya nih. .Solusinya mesti dicat ulang.

2. Jok asli terlalu tipis dan mudah sobek, gimana enggak, jok bawaan body tersebut sangat tipis jadi pantat cepet pegel, selain itu kulitnya juga mudah sobek. Akhirnya ACR pergi ke spesialis jok untuk memperbaikinya (mengganti kulit dan membentuk ulang busa). Bianyanya cuma 100rb, hasilnya seperti gambar dibawah ini :

 

3. Gak bisa gantung helm, yaiyalah. cz gaada lubang kunci dan harus buka undertail kalo mau service. tapi gak terlalu merepotkan, tergantung orangnya.

4. Spakbor belakangnya jelek, terkesan murahan. jadi ganti pake spakbor dari plat.

 

Kelebihannya :

1. Body belakang terlihat lebih sporty dan gagah. Sehingga ini bisa jadi pilihan untuk anda yang suka modifikasi aliran streetfighter atau fairing.

2. Kualitas fibernya bagus. Lentur dan gak mudah pecah. Dipake boncengan itu aman-aman saja, karena pada bagian bawah jok, langsung ditaahan oleh rangka bagian belakang, jadi gak bakalan patah atau pecah.

3. Air gak muncrat ke jok belakang walaupun gak pake spakbor, dikarenakan  body lebih panjang sekitar 4-5cm.

 

 

Selama pemakaian sekitar 6 bulan lebih, ACR gak pernah menemui masalah apapun selain yg ACR tulis diatas. Jadi sahabat ACR gak perlu ragu untuk mengganti body belakang kuda besi kesayangan. Hehehe. Sekian yg bisa ACR bagikan. Mohon maaf jikalau ada kesalahan kata. 🙂

 

Pengalaman Merubah Vixion Menggunakan Bodykit ala R6

Agan sekalian, sekarang saya ingin berbagi pengalaman menggunakan Bodykit pada Yamaha Vixion. Mungkin agan sekalian ada yang masih ragu untuk memakai atau memasang bodykit pada kuda besi kesayangan anda, Hehe. Dibawah ini adalah gambar Vixion saya pas masih standar, cuma pake tapak lebar aja. 😀

 

Yap, Yamaha Vixion 2009 kesayangan saya. Beli bekas pada tahun 2012 pertengahan. Pertamanya saya gak kepikiran mau modif body, tapi pas beli majalah OtoPlus disitu liat ada vixion dimodif keren-keren ala GP. Keesokan harinya saya coba searching di Mbahh Google buat cari bodykit, dan apa yg terjadi? Harganya mahal-mahal. Saya sempat mengurungkan niat. Beberapa hari kemudian pas lagi asik-asik 4L@Y di Facebook, hehe tanpa sengaja ketemu sebuah akun yang menjual berbagai part modifikasi. Saya lihat-lihat, Disitu saya melihat Fairing, Body dan beraneka ragam lainnya dengan harga yang cukup terjangkau. Karena budget belum memadai jadi saya menabung beberapa bulan hingga terkumpul cukup. Akhirnya 3 bulan kemudian saya memesan body fairing, arm dan RDB set dari toko tsb. Toko tersebut berada di Surabaya sedangkan saya di Denpasar. Jadi musti dikirim.

Singkat cerita 4 hari setelah saya memesan, barangnya sampai di rumah dan langsung dipasang di bengkel tetangga, setelah 3 bulan berlalu si Blacky berubah menjadi seperti ini. TADAAAAAA…

 

Fairing, Arm Banana, cover tangki, RDB set, Undertail, Knalpot Nobi 3Bold dan cat velg sudah terpasang. Namun kebahagiaan saya gak berlangsung lama. Ternyata cat dari fairing tersebut terkesan murahan, baru dipakai beberapa minggu udah rada retak-retak. Ini membuat saya sedikit kecewa, karena barang murah belum tentu bagus. Tanpa pikir panjang saya mencari waktu yang pas untuk membawa motor ke bengkel cat terdekat dari rumah saya hehe. Biaya cat fairing 500ribu, termasuk standarlah. 2 hari motor nginep di bengkel cat, hati resah dan risau menghantuiku di rumah (ngalay dikit hehe). Keesokan paginya sudah di sms oleh pemilik bengkel cat tersebut “Bro, sampun peragat ne motorne, pidan kar jemak?” itu bahasa bali yang artinya “Bro, sudah jadi nih motornya, kapan mau diambil?. Tanpa basa basi saya langsung meluncur menghampiri bengkel cat tersebut dan melihat si blacky saya menjadi warna hitam glossy, keren. Dan membayar ongkos lalu menggotongnya pulang.

Sesampainya di rumah, saya foto kayak gini nih penampakannya :

 

Saya ikutan narsis, wkwkwk. Sangat memuaskan karena catnya rapih. Namun saya kurang puas dengan modifan yang cuma segini, saya ingin yang lebih WOW getoooh. Saya search di Google dan di Facebook lagi, ternyata yang bisa dimodif lagi adalah body belakangnya yang model tingkat atau split seat ala motor besar. Dengan harga yang tidak terlalu terlampau jauh dari harga fairing, saya pun memesan split seater model R6 di toko tempat saya belanja pertama. 2 hari barang kiriman pun sampai dan saya belajar memasangnya sendiri, ternyata cuma bisa mentok sampai gambar di bawah ini. wkwkwkwkwk

Dengan dibantu kakak saya akhirnya bisa memasang body R6 ini, ini tidak berlangsung mudah, rangka letakan kiprok harus digetok dan gantungan helm harus dipotong, huhuhuhu kasian. tapi gak apa, yang penting gaya haha. Setelah tahap finishing selesailah Yamaha Vixion R6. Liat dibawah :

Tampak dari samping :

Tampak dari angle depan kiri :

Tapak dari angle belakang kanan (Paling keren) :

Demikianlah Pengalaman Merubah si Blacky Vixion Menggunakan Bodykit ala chef R6. Rencananya saya ingin memasang Footstep underbone dan spakbor gantung model R6 asli. Semoga bermanfaat, monggo dikoment 😀

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Bodykit pada Vixion

Kali ini ACR akan membahas apa saja kekurangan dan kelebihan menggunakan bodykit pada vixion dan motor sport lainnya. Mungkin beberapa dari agan sudah ada yang menggunakan bodykit. Sebelum kita membahas, lihat gambar di bawah ini yang merupakan vixion full bodykit.

img00776201108261638

Pertama kita akan membahas kekurangannya.

  • Ukuran motor bertambah lebar, sehingga sedikit menyulitkan ketika melibas macet di perkotaan. Namun jika sudah terbiasa, hal ini tidak akan menjadi masalah yang berarti.
  • Bobot kendaraan bertambah, ini akan membuat tarikan sedikit (sekitar 10-15%) berkurang karena bobot dari bodykit. Namun jika sudah diimbangi dengan upgrade, misal : knalpot, bore up dll, tidak akan menjadi masalah.
  • Getaran pada beberapa bagian body. Seandainya body tidak diimbangi dengan braket yang memadai, hal ini bisa saja terjadi dan akan menimbulkan suara-suara yang mengganggu saat berkendara.
  • Apabila aerodinamis tidak bagus, akan membuat motor sulit melaju atau tertekan di kecepatan tinggi. Karena angin tidak dapat mengalir lancar.

Kelebihan :

  • Membuat tampilan lebih garang, tidak pasaran dan lebih menarik.
  • Body-body yang tidak terpakai bisa menjadi cadangan bilamana terjadi kecelakaan, sehingga kita tidak perlu membeli part asli. Namun ACRng juga ya bodykit modifnya, hehe
  • Sensasi yang berbeda saat berkendara. Tentu beda rasanya mengendarai vixion yang standar dengan yang sudah dimodif bodykit. Sehingga kita tidak bosan saat berkendara jarak jauh.
  • Apabila mendapat fairing yang memiliki aerodimanis yang bagus, justru akan membuat motor mudah melaju di kecepatan tinggi maupun sedang.

Sekian yang bisa ACR sampaikan tentang kelebihan dan kekurangan menggunakan bodykit pada vixion. Semoga bermanfaat. Maaf jika terjadi salah kata ^^

Penggunaan Knalpot Yoshimura Custom di Yamaha Vixion

Halo, jumpa lagi dengan ACR. Lama udah gak posting nih, hehe. Kalo ini ACR ingin sedikit sharing dan curhat tentang kejadian yang ACR alami. Langsung aja ke cerita ya. Beberapa minggu lalu ACR pergi ke bengkel modifikasi langganan, niat untuk membeli footstep racing, eh ternyata duitnya kurang. Footstepnya harganya 500rb sedangkan ACR cuma bawa duit 270rb. Karena labil ekonomi ini, ACR jadi konspirasi hati. Hehehehe. Akhirnya ACR mengurungkan niat untuk membeli footstep dan akhirnya memperbaiki sadel jok yang robek dan terlalu nungging, jadi pembonceng jadi merosooot terus. Ini pict-nya.

 

Pas di bengkel Jok :

 

 

Hasilnya :

 

Lebih tebal, jadi lebih empuk dan gak merosot-merosot lagi 😀

Hari-hari berlalu, ACR menabung sedikit demi sedikit hingga terkumpul (lebay). hehehe.

Uang sudah terkumpul 700rb, saat ACR pergi ke bengkel modifikasi tersebut, anda tahu apa yang terjadi.? Ukuran master remnya gak cuco dengan braket footstepnya. Sehingga ACR menjadi konspirasi hati lagi. Namun galau ACR hilang begitu saja ketika melihat benda berbentuk pipa berlapis krum bertuliskan “Yoshimura”, Yap, apalagi knalpot Yoshimura. Akhirnya ACR membeli benda tersebut seharga 400rb rupiah saja. Namun ada kendala saat pemasangan selesai. Yaitu penahan standar/dongkrak dua pada knalpot tersebut kurang panjang dikarenakan knalpot harus dimiringkan sedikit keluar akibat arm banana yang ACR pasang. Sehingga harus diberi plat besi tambahan. Biar lebih jelas, ini Pict-nya

 

 

 

 

 Sudah terbayang kan.? Akhirnya knalpot nobi yang ACR pasang sebelumnya, sudah waktunya untuk “Dimuseumkan” di gudang rumah. Mungkin ada yang penasaran bagaimana suara knalpot ini. Suaranya ituuu,, Lebih ngebass daripada nobi namun trebel turun sedikit (sekitar 20-30%). Suaranya enak dan gak cempreng. Pembuangan lebih terasa, jadi gak tertekan saat gas dibetot. Untuk power ACR rasa nambah sedikit. Pas balik ke bengkel, ACR iseng-iseng melihat part modifikasi yang lain, dengan sisa uang yang ada di dompet, ACR memutuskan untuk membeli Standar Paddock seharga 220rb rupiah :D. Lumayan pake di rumah pas lagi nyuci atau diparkir lama.

Ini dia Pictnya

 

Dari Samping :

 

 

Dari Rear Right Angle :

 

 

Dari Front Left Angle:

 

 

 

Sekian yang ACR bisa sampaikan, semoga beranfaat ^_^