Tarif Service Yamaha CBU Senilai 200ribu/jam.!

Yamaha CBU merupakan produk Yamaha yang dikirim seutuhnya dari pabrikan pusat di Jepang. Yamaha CBU pada kelas superbike yaitu YZF-R1, kelas supersport yaitu YZF-R6, muscle bike V-Max dan T-Max pada segmen matic besar. Kemarin saat ACR nyervice si Blacky di Yamaha FSS gara-gara sebuah masalah, baca masalahnya disini. ACR jalan-jalan ke bagian CBU untuk menyapa teman ACR sebagai Supervisor di CBU. Disana ACR lihat ada vixion modif Yamaha R6 yang sedang diservice oleh seorang mekanik, ternyata untuk produk CBU, untuk bagian service memiliki tempat khusus (terpisah dari bengkel reguler) yaitu di bagian belakang unit CBU yang dijual.

 

Iklan

Kode Error 46 Muncul, Belum Tentu Ada yang Rusak, Bisa Saja Aki Tekor

 

Seminggu yang lalu saat ACR berangkat kerja, jalanan memang cukup macet, sehingga mesin si Blacky jadi panas. Saat memulai perjalanan memang tidak ada masalah sama sekali, namun saat 15 menit bermacet-macetan, kok si Blacky jalannya endut-endutan, kayak kehabisan bensin. ACR pun tetap melanjutkan perjalanan. Gak berselang lama, motor kembali endut-endutan gak karuan, gas putus-putus. ACR lihat ke arah speedometer ternyata lampu indikator kuning pada vixion berkelip. Terbesit sebuah pikiran di kepala ACR “wah, lampu kuning nyala, berarti ada yg error/rusak ini” ACR pun tetap melanjutkan perjalanan dengan sangat pelan-pelan (dibawah 20kpj) sehingga motor gak endut-endutan lagi.

Sesampainya di tempat kerja, ACR mengecek si Blacky, mengecek semua socket di bawah jok. Karena masih tetap error, akhirnya ACR menghubungi beberapa petinggi vixion, hahaha. Dan salah satu dari beliau berkata “coba hitung jumlah kedipannya, karena setiap kedipan ada maknanya” ACR pun kembali ke parkiran dan menghitung jumlah kedipan lampu indikator. Ternyata kedipan tersebut terhitung 4 kali kedipan 1 detik dan 6 kali kedipan 0,5 detik. Karena ACR gak hafal tabel indikator error pada vixion. Akhirnya ACR browsing di Internet, dan ternyata? “Aliran listrik ke sistem FI tidak normal”. Ini sempat membuat ACR putus asa karena berpikir “kenapa harus FInya yg bermasalah? kalo FI-nya rusak gimana? kan mahal tu.!”. ACR hanya berusaha untuk menangkan diri agar tidak panik. Karena motor tidak memungkinkan untuk dipakai, akhirnya ACR meminjam motor teman untuk dibawa pulang dan besok paginya bisa dibawa ke beres terdekat.
Tabel Baca lebih lanjut

Memasang Footstep Underbone Pada Vixion

Akhirnya kesampean juga masang footstep underbone untuk si Blacky, setelah sebelumnya selalu pending dan malah beli yang lain-lain. Beberapa bulan yang lalu ACR sebenarnya ingin membeli footstep underbone, namun duitnya kurang dan beli variasi yang lain. Tulisan tersebut bisa dilihat disini. Kembali ke topik pembahasan, tadi siang sepulang ACR mengembalikan jas sewaan untuk acara perpisahan sabtu kemarin, ACR mampir ke tokovariasi sepeda motor yang terletak di Jl. Batukaru, Denpasar sebelum Pasar Pemedilan. Kalo orang yang tinggal di Denpasar pasti tau daerah ini, hehe. ACR nyamperin karyawan sekaligus pemilik bengkel tersebut dan menanyakan harga footstep underbone. ACR ditawari bebagai merk, Yoshimura, NUI, DLR Racing. Namun ACR direkomendasikan menggunakan DLR Racing, walaupun produk lokal namun kualitasnya setara dengan NUI dan harganya pun lebih murah. ACR tebus footstep ini dengan harga 310ribu dan ongkos pasang 50ribu. Footstep diserahkan ke mekanik, dan si Blacky siap untuk dieksekusi.

 

Underbone Baca lebih lanjut

Penggunaan Tachometer Pada Matic, Perlukah?

Seperti yang kita tahu, semua motor-motor sport sudah menggunakan tachometer atau penunjuk RPM pada masing-masing dashboard. Ini memudahkan rider untuk perpindahan gigi pada wakt yang terpatu atau bisa disebut perfect shifting. Perfect shifting dilakukan untuk menstabilkan power pada saat motor digeber terus-terusan. Misalnya saat ajang balap atau mencari top speed. Sehingga power tidak drop, karena gear dipindahkan pada RPM yang tepat. Namun jika tachometer ini dipasang pada sepeda motor matic, apa fungsinya? Kan gak ngoper gigi. Selain untuk menunjukan RPM

palingan cuma buat gaya-gayaan saja.

Speedometer dan Tachometer pada matic Baca lebih lanjut

Ninja 250R Double Exhaust

Kali ini ACR mau bahas motor tunggangan milik bos ACR di tempat kerja nih, namanya Pak Dedy. Beliau membeli motor ini pada tahun 2010, dimana Ninja lagi anget-angetnya. Pas lagi jam kosong, ACR liat Pak Dedy lagi nyiram di halaman, mumpung lagi gak sibuk, ACR minta ijin untuk liput motor milik beliau di blog ACR ini. Naah, Ninja ini diberi sedikit sentuhan modifikasi, seperti Speedometer Koso RX2 , frame slider dan double exhaust. Ini nih yang menarik, Ninja 250R pake double exhaust, layaknya moge, walaupun gak semua moge sih, hehe.

 

ACR bahas dari segi penampilan, sekilas Baca lebih lanjut

Rekomendasi Modifikasi Vixion Full Bodykit

Artikel ini khusus ACR buat untuk para sahabat ACR yang memiliki tunggangan Yamaha Vixion, baik Old Vixion maupun New Vixion Lightning yang bosan dengan tampilan yang itu-itu saja dan ingin tampil beda daripada yang lainnya. Salah satu pilihan adalah menggunakan custom bodykit. Ada dua pilihan, mau yang murah atau yang mahal. yang pasti memiliki kelebihan masing-masing. Mau dimulai dari yang mana nih? yang murah aja ya. Untuk yang pilihan mahal atau yang more, ACR bahas di artikel selanjutnya. heheBuat para vixioners yang ingin menggunakan bodykit namun dengan kantong yang dangkal atau mungkin ingin merubah dengan biaya yang minim, ACR bisa beri rekomendasi jenis part berikut harga-harganya. Untuk full bodykit, part atau komponen yang perlu dibeli adalah : Fairing, body belakang, cover tangki dan stang jepit. Umumnya bahan yang digunakan adalah fiberglass atau serat kaca, namun ada juga yang menggunakan plastik. Part yang ACR bahas adalah part yang dijual dibengkel-bengkel variasi pinggir jalan dan untuk yang bodywork ACR bahas di artikel selanjutnya. Mari kita bahas satu-persatu.
  1. Fairing, banyak model fairing yang tersedia di pasaran, mulai dari R125, R15, R6, R1, M1, Ninja 250 dan model lainnya. Harga tergantung kita ingin memilih yang mana mulai dari 700rb hingga 2 juta dan 5 jutaan untuk model R15 asli. Beberapa diantara fairing ini, merupakan fairing import dari Thailand. Untuk fairing model R6 ada yang model lebar dan ramping. ACR sendiri menggunakan model R6, namun dengan dimensi yang ramping, agar mudah selap-slip di kemacetan. Berikut adalah contoh fairing yang ACR maksud.
    Fairing R6 ramping

    Baca lebih lanjut